Selasa, 21 Desember 2010
thats kids who we have to love!
kubilang padanya...kalo mau marah jangan sama anak-anak. coba lu tanya diri lu sendiri. semaksimal apa lu meluangkan waktu buat membimbing anak-anak belajar di rumah...
secaranya ibu bekerja, men-drop anak di sekolah pagi-pagi, di tengah hingar bingar menembus kemacetan dari selatan kota menuju utara. kemudian menebar sauh memancing rezeki di jatinangor. kembali sore, menjemput mereka kembali dan menembus kembali kemacetan menuju home sweet home.
hanya mengingatkan. apa yang kamu tanam, itulah yang didapat. sebenarnya kita hanya menanam investasi pada sekolah, bukan anak-anak. karena investasi 'nilai' bagi mereka sangat berbeda dengan persepsi kita.
aku cuma menyinggungnya di satu sisi yang aku juga suka lebih sadar diri menerima anak-anakku dengan rupa-rupa kebiasaan jeleknya. karena banyak waktu yang tak mampu kusediakan untuk mereka.
anak pertamaku juga sedang hobby les ngaji, matematika, inggris, perkusi, sampe les renang yang membuat lima hari dalam sepekan adalah perjuangan mengatur jadual antar jemput dengan stopping berbeda.
dan aku nggak berharap banyak dari nilai uasnya semester ini. mumpung masih kelas tiga sd, biarkanlah dia bebas memilih apapun yang disuka selagi tidak melanggar prinsip dan hak orang lain. membiarkannya mulai merancang ingin jadi apa dia kelak, walaupun lebih berat memilih sebagai seniman. sangat jauh dari dunia orang tuanya.
tak mengapa. that's the kids who we have to love with all weakness and fun, as they have to love us as their parents with limited time!!!
whatever...
Minggu, 19 Desember 2010
dont wanna read 'another page'
bekerja itu jiwa, uang nomor dua. aku selalu punya prinsip begitu (makanya gak berniat kaya dengan bekerja). cukup diberi jalur halal memenuhi kebutuhan pokok saja sudah hal menyenangkan, selebihnya adalah senang-senang.
kadang kasian baca status pesbuk orang yang mengutuk2 pekerjaan ato bos di kantornya. bagaimana dia bisa merasakan kerja adalah relaksasi kalo udah marah duluan. kesiksa banget perasaannya kali.
tapi sudahlah hanya ingin bersyukur karena hubby sudah mulai tersenyum dengan posisi barunya. itu saja sudah membuatku amat senang.
akhir pekan yang nyaman, nggak mau menghadapi senin. walo hubby agak males2an balik ke ibukota. menyemangatinya dengan tiga hari libur di akhir pekan nanti.
Rabu, 08 Desember 2010
muslihat
tapi itulah apa hendak dikata. dia balik lagi ke print dan dijadikan kambing hitam untuk 'menaikan' posisi sekelompok badut di kantor. dengan kemampuan intelektual pas-pasan tapi harus berjibaku menyusun strategi menyingkirkan pesaing lebih profesional.
tapi aslinya ngerasa agak kaget karena hanya untuk menggeser seorang hubby, ada campur tangan petinggi partai terbesar di negeri ini.
sayang orang muda itu tak kenal hubby personally. dia hanya kenal seniornya yang 'pemain'. rupanya senior yang nyaris kehilangan jabatan di kantor hubby, menelpon si politisi untuk memainkan peran seolah-olah keberatan dengan banyaknya ucapan dia yang tidak diakomodir hubby. soal sepele. tapi jadi brekele banget. politisi menelpon owner. owner yang punya kepentingan politis untuk 'memuluskan' usahanya dan senior merancang strategi untuk menggeser hubby.
no wonder. mudah banget akhirnya hubby 'dikandangin' hehee
'tenang aja, gusti allah mah nggak tidur' (baru kali itu aku denger hubby berkata begitu untuk sebuah muslihat busuk yang menimpanya).
mungkin hubby akan kehilangan separuh jiwanya karena nggak bisa berhubungan dengan 'master piece'nya yang sudah berdarah-darah dibangun hingga besar dengan kenaikan page viewer sampe 500%.
anak2 buah pun melemas, tim it mengkeret melihat profile pengganti hubby yang sok 'high end'
kubilang, jangan pernah sekalipun itikad dakwah dikotori untuk ikut jadi 'pemain' kotor yang menyenangkan bagi para big bos. 'jangan sekali-sekali nodai kerelaan kami ditinggal senin-jumat hanya untuk ikut 'permainan' mereka'. karena kami yakin hubby sedang berjihad...
'you're not them. they're all s*ck man' (gitu kira2 kalimat provokatifku)
alhamdulillah sejak awal menikahi hubby bukan karena pangkatnya tapi karena pribadinya yang menjadikan aku bisa menjadi diri sendiri. jadi lebih nyaman kalau dia bukan 'apa-apa'.
after that, pagi tadi nerima email pesenan artikel. itu lembaga biasa ngasih honor paling 250-500rb. eh ini dibeli 1,5jt. belum lagi tiba2 nongol tambahan saldo di bca dari wire...setelah pekan lalu terima thr natal yang kepagian.
i adore me amore banget dah...akhirnya akhir pekan ini memberanikan diri ngasih hiburan buat hubby dan anak2. kita mau nginep di hotel bintang empat sebagai compliment buat hubby yang sudah tegas bersikap untuk tidak 'membebek'!
i do love you, man!!
Kamis, 25 November 2010
minggu yang lamban
nggak menyesal masih terus musti kehujanan. masih bisa menyambangi orang-orang yang 'terlupakan' dalam hidup. masih dikasih nafas untuk tetap bersyukur dengan keterbatasan.
tapi memang jadi kepikiran kenapa minggu ini berjalan lamban. apa karena redupnya matahari membuat aktivitas banyak terhambat? kurang bersemangat memacu mesin engkol tua? hehee no excuse!!
debu merapi yang jaraknya lebih dari 400 kilometer nyampe juga di kota ini. membayangkan efek perubahan iklim lokal sangat mungkin terjadi. inget cerita ilmiah si toba supervolcano yang meletus sekitar 74.000 taon lalu. saat itu diperkirakan, abu vulkanik yang memenuhi atmosfer mampu membuat dunia ini gelap gulita selama enam tahun karena lapisan abu vulkanik yang menghalangi sinar matahari menyinari bumi. untuk merapi pasti nggak seserem itu karena volume materialnya juga kalah jauh.
berpikir tentang keseimbangan. kenaikan suhu bumi akibat perubahan iklim, polusi udara, kebakaran hutan, efek rumah kaca, dll...allah masih baik memberikan letusan gunung yang menembakan abu ke udara yang membuat semacam pelindung untuk sejenak menurunkan suhu permukaan bumi dengan menahan sinar matahari yang masuk.
soal lambannya minggu ini berjalan juga ternyata dirasain sama si hubby. 'iya yang pengen pulang nih'......selamat akhir minggu lamban. masanya bersiap mengajak anak2 centil berenang :)
Selasa, 23 November 2010
sosialite
so begitulah, datang ke parent's forum. seperti diduga, diawali dengan arisan. masing2 ibu berkelompok sesuai style hidup masing-masing. di blok kiri ngomongin mode dan blanja blanji produk2 merk di mal a, mal b, dst....sebelah utara agak kaleman, ngomongin pendidikan dan ekskul anak...sebelah selatan ngomongin hal-hal ringan basa basi manjangin silaturahim (me included).
datang ibu empat anak (suaminya kenal baik dengan hubby), tapi agak males nyamperin, cuma nyapa doang. ibu ini udah S2, sangat expert dan dominan kalo ngomongin soal edukasi dan pasti dia mengungkap detail bgm dia membuat keputusan mengirim anak2nya ke sekolah unggulan :P
me? ternyata bisa juga berbaur ikut kelompok penggembira yang anehnya mudah juga menemukan yang seide ttg sebuah parent's forum.
ujung-ujungnya ngomongin kompetisi antar kelas dalam 'satay day' for belated idul adha...unjuk kabisa deh nyumbang lontong mie buat temen sate....
tanpa diduga, sambutan luar biasa buat si lontong mie (padahal nyaris gak pede pas bikinnya krn ibu2 request lontongnya nggak dibungkus layaknya lontong pake daun pisang, melainkan dicetak spt agar-agar dengan bintang, kura2, bunga gak jelas deh)
w.o.w berlanjut pada seringnya mengantar kakak ke rumah teman-temannya mengerjakan peer group. antar jemput les english and renang juga terus berinteraksi akhirnya dengan lebih banyak ibu2 dengan 'warna berbeda.
nggak semudah itu untuk berbaur, memang. tapi untuk tetap jadi diri sendiri dan diterima di lingkungan 'berbeda' pun ternyata tak sesulit itu. bersikaplah terbuka pada pendapat orang dengan memendam lebih banyak pendapat sendiri (jika berbeda) untuk menghindari kekeliruan persepsi.
inget kata-kata hubby, tuhan beri dua telinga dan satu mulut agar lebih banyak menyimak daripada 'nyablak' hahaa
doin' fine :)
Minggu, 21 November 2010
back to reality
hanya ada hubby, tiga gadis kecil yang beranjak besar, dan kakak perempuanku yang jadi prioritas.
mulai menata hidup dengan banyak teman baik tersisa. menyadari semuanya fana, kini merancang hidup untuk 'hidup' setelah hidup.
banyak air mata sudah tumpah dengan perasaan tercabik-cabik. menemani hubby ke jatinangor untuk kasih materi. menyadari bahwa sahabatku pernah sangat hafal semuua sudut di kampus itu. menyadari semua yang pernah kita rasakan di tempat itu. sambil menyusui si bungsu di parkiran, aku masih saja menangis.
malu membayangkan belum sepenuhnya bisa jadi sahabat terbaik baginya. namun bahagia pernah mengenalnya sebagai orang terdekat, setelah hubby.
ibunya menawariku warisan barang-barangnya. aku menolaknya halus. aku bilang kalau aku akan sangat sedih memakainya. aku hanya ingin mengingatnya selalu di otak dan hatiku, tidak sekedar melekatkannya di kulitku.
hidupku masih harus berjalan dengan tegak, dengan atau tanpanya. mengasuh anak-anak, menemani hubby.
Minggu, 07 November 2010
great lost
bukan tiba2 tanpa rencana tuhan mengambilnya dalam usia 34 taun, usai ultah terakhirnya di rumah sakit yang dirayakan dengan satu kue tart pada 26 okt'2010..selasa,3 nov'2010 adalah saat terakhir mengantarmu ke ruang persiapan operasi, hingga kritis aku masih optimis cadangan donor darah bisa menyelamatkanmu.tapi allah lebih sayang menghilangkan penderitaanmu dan menggantinya dengan kebahagiaan jumat jam 2 dinihari tepat 5nov'10.
rest in peace my beloved bestfriend. terlalu banyak kenangan yang hanya ingin aku simpan di kepala dan hati hingga akhir hayatku. kamu adalah orang yang bisa membuatku jadi diri sendiri, selain suamiku.
aku nggak ingin membagi kenangan atasmu di blogs ini. its another great lost for me...after my parents, my father in law...
ya allah terima mereka semua di sisi-mu yang maha mengetahui betapa baiknya mereka.
Jumat, 22 Oktober 2010
berondong sakit jiwa
pas banget sehari setelah hubby terbang. iseng meng-on kan kolom chat di pesbuk. eh tiba2 si berondong gatel, actually my junior in this job 'ping' me.
dia bilang posisiku nggak pernah tergantikan sebagai perempuan impian dia sampai dia bermigrasi dan bergaul di ibukota selama empat taun. halah, secaranya dia cuma cowok 'bau kencur', aku selalu menganggapnya becanda.
tapi itulah. aku akhirnya menyadari 'anak kecil' itu sekarang udah gede bergaji dua kali lipat dari gajiku dan masih setia mengejarku, seolah2 selalu berdendang 'kutunggu jandamu' hiks!
hal paling menjijikan akhirnya aku harus dengarkan kisahnya. ketika pacar terakhirnya minta putus gara2 dia salah manggil cewek itu pake namaku.
obrolan kacangan itu bener2 jadi bener2 bikin eneg. karena si cewek itu akhirnya mempelajari profil diriku. siapa, kerja dimana, orangnya gimana, hobby nya apa, prestasinya apa...hal2 bodoh di luar dugaanku sebagai emak tiga anak.
juniorku --lebih muda 8 taun-- itu aku ajari petatah petitih dunia kerja sejak dia lulus kuliah karena kemalasan kakaknya --yang temanku-- untuk mengajarinya. dia juga belajar berani naik motor setelah sering banget nebeng waktu itu.
setelah itu ya, gombal gombal lah mulai dia bikin waktu akhirnya menemukan kerja tetap sebagai produser di sebuah media lokal.
actually, kariernya menanjak terus hingga mendapat tawaran gaji tinggi dan bermigrasi ke ibukota.
kami berteman di pesbuk dan dodolnya sering banget dia tulis figur aku dengan nama lain berinisial 'K' sebagai si cewek impian hampir setiap update statusnya. sakit jiwa kelas tinggi. sehingga bener2 aku males nanggepinnya.
tapi penegasan musti dibuat saat chat berlangsung. aku bilang kalo aku sangat menggilai suamiku dan nggak tertarik berjodoh dengan dia walaupun gajinya berlipat dari gaji suamiku.
aku tegaskan aku sangat bahagia jadi istri suamiku. so keep your dream to have me!!
belum luntur godaannya. update statusnya berakhir begini,"K, jangan kira aku akan menyerah mengejarmu"
mengerikan. berada dalam situasi yang tak terduga. bahkan saking sakitnya, dia bilang mau bikin fans khusus buat aku di pesbuk. aku bilang aku akan sue dia kalo berani dia berbuat begitu.
nggak ada rasa takut apapun. anak itu sekarang udah gede. aku nggak bisa menafikannya begitu saja, tapi nggak bisa juga berbaik-baik, apalagi berkompromi.
perang baru saja dimulai.
Sabtu, 16 Oktober 2010
speechless
sahabatku masuk lagi rumah sakit di jkt karena pertumbuhan tumor jantungnya meranggas setelah dua tahun sempet dioperasi. beberapa persoalan keluarga besar yang bener2 butuh sabar dan dewasa menghadapi.
beneran gak bisa berkata-kata dengan itu.
tiba2 tuhan berikan satu kesempatan melihat perjalanan bocah kecil yang bertahan setahun belakangan dengan luka bakar di dua kaki dan dua lengan terkena fly ash batubara. 27 kali dia jalani operasi. dan yeaaah still fine and happy.
entahlah kenapa tuhan memberikan pesan berantai yang akhirnya membawaku harus mengumpulkan teman2 untuk mempublikasikan si egi kecil yang notabene korban kejahatan lingkungan tingkat tinggi *B3 bo!*
mungkin tuhan ingin memastikan kalo di luar sana banyak orang lebih menderita dengan segala keterbatasan mereka dan tetap bisa hidup.
hubby nggak ada emang menyiksa. 'no wonder wall'. 'no shoulder to cry on'. hey just realize that he has already handed for that positions for years...hiks. cuma bisa kangen.
tinggal dua hari. sabar. senin, aku angkut tiga gadisku untuk menengok sahabatku sekalian jemput hubby di bandara. longing for your hug, so much :(
Rabu, 06 Oktober 2010
kehilangan hubby
aku appreciate benar usaha hubby memuaskan semua anggota keluarga sebelum pergi.
dia pulang ke bdg selasa malem, padahal rabu malem mesti terbang puluhan ribu mil.
dia bawa kami jalan2 beli kado untuk kakak dan makan malem. dua anak kecil tertidur lelap di gendongan kami masing-masing. sementara kakak bersikap seperti orang dewasa membawakan tas.
bener2 romantis banget walo agak sulit mencari tempat makan. aku menikmatinya sebagai kebahagiaan. padahal kasian banget liat wajah hubby yang keliatan lelah.
kakak sendiri lagi uts, tapi dia beneran enjoy dengan cara perayaan sederhana itu. kami bersyukur anak pertama sudah sebesar itu mulai bisa ngemong adik2nya yang kadang nakal :)
walo gak permanen, gak ketemu hubby di akhir pekan seperti biasa adalah siksa. terutama si anak tengah yang demen banget sama bokapnya.
"ya tuhan, semoga dia tidak kecelakaan." lantas dia mendekap dan memasukan foto bokapnya ke selipan tumpukan kertas belajarnya. "biar aku cepet pindah ke jakarta!"
hehee
dua akhir pekan ini bakal terasa sepi, tanpa si hubby di sisi. akhir pekan ini lumayan bisa keisi dengan pasar seni n reuni di kampus. minggu depannya paling ngajak anak2 ke rumah budenya (kalo pada fit ya berenang)
kayaknya pengen merencanakan surprise dengan menjemput hubby di bandara. seumur2 seringnya pergi ke luar negeri, gak pernah diantar jemput, ternyata :P
Selasa, 28 September 2010
ngerasa pacaran terus
kebayang masih ngantuk-ngantuk silih berganti bangun, kadang bertatapan dengan mata ngantuk pun kerasa banget deh senengnya. saling lempar senyum. muaaahhh...love u babe
alhamdulillah dalam soal menjaga anak, hubby emang nggak 'bauan'. sampe kadang anak2 menangis kalo nggak denger suara bokapnya sehari aja. rebutan bicara ditelp, sampe anak tujuh bulan pun meraung-raung kalo telp gak dipencet untuk bicara dengan ayahnya.
wow gak berasa sudah lebih dari 8,5 taun. ngerasa masih memiliki kadar cinta yang sama, mungkin tambah, walo cobaan kadang bikin naik turun emosi. insyaaallah, cintanya tetep sama, sayangnya juga.
terlebih diapelin lima hari sekali. rasa kangennya awet teruss.
mungkin ini cara terbaik tuhan memberikan jalan menjaga kangen ini.
walo kadang repot ngurus anak tiga, dibantu satu asisten tetap, satu asisten tembak, satu tukang setrika dan satu tukang ojek. merasakan setiap individu bisa menjalankan fungsi masing-masing dengan lebih lepas, adalah sebuah kebahagiaan. gak bisa diungkapin lebih panjang lewat kalimat di wall pesbuk ato bokis menceritakan betapa bangganya kita punya suami macam dia kepada sebanyak mungkin orang. karena percaya aja, itu tetap tak akan merepresentasikan apa yang sebenarnya dirasakan. rasanya sudah jauh menyenangkan disimpan di hati, dinikmati sendiri, diam2, sambil senyum n ketawa sendiri mengingat kejadian2 'konyol' seputar aku dan hubby.
weleh weleeehhh panjang juga cuma buat bilang kalo aku selalu ngerasa pacaran terus dengan perasaan selalu berbunga-bunga :P
Minggu, 26 September 2010
cuma bisa kasian
ternyata dia positip hamil anak ke3. wooooow. aku cuma bisa mendoakan semoga kehadiran anak baru menumbuhkan kesetiaan baru bagi si suami utk kembali pada 'khitah'nya.
tak hendak memaksakan semua berjalan sesuai harapan. cuma bisa berdoa 'semoga'...amin.
Selasa, 14 September 2010
biasa jadi luar biasa
nyaris selalu berteriak mengingatkan mereka untuk 'shut up their mouths' saat teriakan gembira mereka mengganggu wawancara by phone dengan dua narasumber.
agak setengah marah, saat mereka mulai mengkritisi soal kenapa ada 'kemarau basah' untuk musim kemarau kali ini yang selalu diwarnai hujan deras. padahal tidak pernah ada istilah 'hujan kering' untuk kemarau panjang yang sempat dirasakan panas selalu mengganggu musim penghujan?
bener juga logika itu. betapa kita harus selalu 'dibungkus' istilah-istilah menenangkan yang berusaha menyatakan perubahan iklim ini tak akan membunuh kita. tak ada perubahan iklim, cuma perubahan cuaca akibat el nino or la nina. terus berusaha berpikir betapa skenario terburuk tak pernah dipetakan tim climate change pemerintah saat memberikan warning bahwa perubahan iklim is existing.
kondisi itu jauh, kiamat masih jauh, pemerintah dan insitusinya bersebrangan dengan pendapat sedikit ahli soal eksistensi perubahan iklim. we're not nearly to face 'the bigbang theory'
sudahlah akhirnya pembicaraan melantur jauh diiringi banyak lagu bagus yang kami nyanyikan bersama *tentunyasambilmengetik*
setelah surut baru tersadar kenapa mereka begitu over tertawa terbahak2...bau semilir alkohol dong menusuk hidung, kemudian.
oh god, they've drunk 'smirnoff' in this room that known as the most popular building in this town as the most important places for the governor. yes, it's the governer's office, actuallly....*geleng-geleng-cekakak-cekakak*
memaafkan
ya jadilah sudah ikhlas dengan semua yang hanya jadi catatan sejarah.
gak mau berbalik ke belakang mengingat semua keburukan, hanya ingin melihat ke depan lebih sabar menerima lebih banyak tantangan besar
;))
Kamis, 02 September 2010
another karma?
tadinya mau disertakan penuh mengasuh anak2. tapi kadang terlihat ogah (kalo lagi punya duit suka susah dicari, mau nyuruh juga sungkan)
suaminya sakit2an. anaknya dua lelaki, satu sudah menikah tapi hidup masih kekurangan (masih kerap minta sama ibunya utk menambal biaya hidup), yang kedua polio sejak kecil memilih profesi tukang ojek. untuk pertama kalinya, aku mempekerjakan difabel spt dia untuk antar jemput anak2 sekolah.
namanya hubungan tetangga kadang naik turun juga. kadang kita nggak ngerti kalo tiba2 dia menjauh. kadang juga nggak ngerti tiba2 dia datang ke rumah pagi2. bebas lah. dan saya merasa tak harus berprasangka apa2 sepanjang dia tak mengganggu hidup saya.
tibalah waktu suaminya sakit2an, baru keliatan sifat dasarnya. dia kerap meninggalkan suaminya untuk ngaji ke berbagai tempat, setengah menelantarkan si suami yang pasti ingin ditunggui dan dilayani saat sakit. sikapnya kasar terhadap suami, ternyata. jika tak ada uang, dia tak suka ada di rumah. kasian suaminya.
walo mamah d jadi jarang datang ke rumah, kalo pergi aku sempatkan belikan makanan lunak dari zupa sup, talam, bubur sumsum, dst utk suaminya. meskipun secara pribadi aku n hubby tak cocok dengan perangai suaminya yang kadang kalo disuruh kerja suka lelet sampe berhari2 hanya untuk satu pekerjaan dengan kecurigaan supaya ongkos tukangnya membengkak. dengan alasan kasian, kadang masih dipekerjakan juga utk pekerjaan2 kecil menggantikan posisi hubby. krn kadang hubby bilang kita kadang membeli jasa atau barang bukan atas dasar kebutuhan, tapi ada 'rasa' lain.
ya sudah lah. haruslah air tuba dibalas air susu. supaya air tuba habis tertumpah dan tersisa tinggal susu di gelas *pribahasangaco*
cerita beredar sesayup sampai tentang keruntuhan kemakmuran keluarga yang pertama kali punya rumah tembok dua lantai di gang rumah tinggal kami.
konon mamah d adalah mandor galak yang sangat setia menjaga aset majikan sehingga sangat tega menghardik atau melaporkan anak2 buahnya kepada si bos. belum lagi mulutnya yang selalu nyinyir terhadap anak buah. kejadian itu sudah 15 tahun silam, orang masih merekamnya di ingatan. karena kebetulan banyak tetangga adalah bekas anak buahnya. belum lagi cerita betapa sangat beraninya dia melawan suaminya krn lebih rendah pendidikan dan penghasilan yang kerap diperlihatkan dengan memarahi suaminya di depan para tetangga.
aku sama sekali tak berhubungan dengan dia di masa lalunya. kuanggap angin lalu saja. bagaimanapun kadang ada pesan lewat berbagai sikap yang kami tunjukan untuk menunjukan apresiasi atas perubahan sikapnya yang dulu 'reman' jadi ahli ngaji *walo dikritik abaikan suami*
dengan perhatian pada suaminya pun, saya hanya ingin mengingatkan bahwa 'orang lain saja peduli sama suamimu yang sakit, kenapa kamu tega pergi2an meninggalkannya sendirian'.
tak ada alasan memberikan penghukuman pada orang yang sedang berproses untuk menjadi baik. bukanlah lebih baik menjadi bekas orang jahat daripada menjadi bekas orang baik?
just another contemplation for me, indeed :P
ocehan anak2 soal rokok :P
kakak : iya rokok itu bikin orang hamil enggak nyaman (kalimat yang nyangkut dari himbauan di bungkus rokok yang mungkin kakak pernah baca)
teteh : makanya ibu berhenti ngerokok sebelum terlambat. salah2 berbahaya!
*tepukjidat*
meski udah jadi veteran smoker 10 taun lalu, agak tersentak mendengar celoteh teteh. cuma bisa mengembalikan logikanya."emang pernah teteh liat ibu ngerokok?"
"oh iya yaa ibu kan nggak ngerokok!"
good baby gooood....
tiap hari musti muter otak menghadapi pertanyaan, pernyataan anak2 yang memang polos. gak bisa memaksakan pemahaman, kecuali hal2 prinsip. merdekalah anak2!
Rabu, 25 Agustus 2010
membiasakan diri
aku membiasakan diri segera menjawab pertanyaan atau kritik orang tentang segala terkait aku, dengan tidak mengendapkan masalah lebih lama *bahkanhalpalingmenyebalkandanbodohsekalipun*
aku membiasakan diri lebih sabar menghadapi 'kreativitas' anak-anak menguji kesabaran orang tuanya.
aku membiasakan diri menghabiskan sisa-sisa makanan dan menyediakan makanan yang jelas akan dimakan anak-anak dengan takaran lebih cukup untuk menekan tingkat kemubaziran.
aku tak merasa aku menjadi lebih baik dibanding manusia lain. who do i think i'm? tapi aku merasa jauh lebih tenang menjalankan semua tugasku sebagai manusia 'dewasa' hahahaa
Selasa, 24 Agustus 2010
puasa puasa puasa
puasa ini, kakak meneruskan full, teteh mulai belajar setengah hari. sampe hari ke-14 insyaallah lancar. walo anak2 agak sulit makan nasi, tiap hari musti muter otak gonta ganti menu, seneng banget bisa menemani mereka sejauh ini.
kenyataan membagi waktu antara pekerjaan dan rumah tangga makin menguatkan keyakinan makin efektif memanfaatkan waktu. dari pergi kerja sudah dihitung mau ngapain aja, nyambi2 ngurus jaitan baju lebaran anak2 buat dijual, dikirim pameran ke jkt, disambi ini itu, sampe rumah harus sebelum maghrib dengan memastikan pasti ada makanan enak tersedia.
kadang malah suka trenyuh kalo inget si hubby buka dengan nasi kotak di kantornya. smentara di rumah menunya berlebih dari sate padang, dawet item purworejo, asinan, zupa soup, salad buah, jus2an, wuiihhhh
Rabu, 04 Agustus 2010
tak pernah tertebak
saya kira produksi gendongan dan selimut kali ini agak kurang bagus dg kesalahan tukang jait yang bikin senewen. tapi tetap menjalaninya dengan tenang, walo males2an menjualnya.
tapi itulah, tumpukan gendongan itu sedikit demi sedikit dengan ajaibnya berpindah tangan. sampai pagi ini, setengah tak percaya memulai buka warung di pameran dg tak sebiji gendongan di tangan. akhirnya menjualkan barang teman2 dari baju, sepatu, kerudung...heheee tuhan sangat luar biasa mempermainkan banyak hal yang tak tertebak akal maanusia.
tapi
Rabu, 28 Juli 2010
buah simalakama
ini cuma perumpamaanku buat kondisi yang hubby hadapi sekarang. betapa pengennya dia keluar kerja dan mencari pekerjaan lebih dekat dengan keluarga, tapi ya berat ninggalin banyak jejak dan mantan pacar --kaliiyaa-- di tempat kerjanya sekarang.
perhitungan waktu abis lebaran ini sangat menentukan bagi dia. tapi di luar dugaan, aku malah tenang banget. gak ngerasa deg-degan kayak kemarin-kemarin pas dia memutuskan untuk keluar. mungkin karena sekarang lagi sibuk memikirkan 'legenda' sendiri.
nyatanya hubby masih mempertimbangkan ikut mantan bosnya. karena satu faktor, pemimpinnya shalat atau gak shalat.
saya sih seterah aja yang akan menjalani. (bahasa formalnya)
ini bukan saat bagi saya untuk mendorongnya pada sebuah keputusan. melainkan memasrahkan semuanya pada tuhan yang kuasa yang lebih mengerti yang terbaik untuk kami.
sudah biasa tak berharap banyak. sudah terlalu biasa menghadapi semua kekosongannya lima hari dalam sepekan. sudah terlalu biasa juga menghadapi remeh temeh itu sendiri. heheee
menikah ya menikah, dia menyatukan dua pribadi dalam sebuah cawan cinta dan membuat persinggungan irisan dua lingkaran budaya hidup. tapi nyatanya bagi saya, menikah itu tetap harus membebaskan, tak mematikan satu sama lain. karena saya pun tak bersedia jadi orang lain, seperti saya tak menginginkannya jadi orang lain hehee
kepikiran doang
jadi kepikiran mengumpulkan semua artikel tentang bandung yang pernah dimuat sebagai sequel menjadi buku sejarah juga buat anak-anak kelak.
jadi kepikiran juga bikin banyak profil, not about the 'high' or popular person, tapi tentang orang-orang di hidup saya. yang jahat, yang baik, yang konyol, yang kotor, (tapi sebatas di blogs, khawatir ditimpukin :D) --terinspirasi buku barunya pak ajip--
jadi kepikiran membuat semua legenda pribadi menjadi sebuah wujud nyata menyejarah.
semuanya kepikiran. tapi gak jelas realisasinya.
anehnya 'kepikiran doang' itu muncul saat sibuk begini. ngurus anak, ngurus rumah, ngurus proposal buat bidding, ngurus rencana pameran 4 agustus, ngurus keluarga yang kebeneran pada sakit, ngurus beberapa janji 'joni' sama temen2 yang butuh masukan dari soal imunisasi, asi sampe hamil di luar nikah. *sok sibuk*
jadinya ya baru sebatas kepikiran doang dulu dehhh. mungkin dimulai dengan membuat profil orang-orang sekitar saya dari kecil sampe tua begini :P
Senin, 19 Juli 2010
cuma butuh conto
cobalah nyuruh kakak shalat, pasti ditanya duluan,"ibu udah shalat juga?"
jadinya bukan terpaksa, akhirnya dengan kesadaran penuh, membiasakan diri dengan melakukan sesuatu sebelum menyuruh orang.
anak-anak pun sangat peduli detail, sangat skeptis, dan menarik banyak urat kesabaran.
sadar banget, mereka cuma butuh conto, bukan banyak teori apalagi wejangan berpanjang-panjang.
selalu kalo mendiskusikan ini dengan teman2 baikku terucap,"kalo dulu mah kita boro2 protes, disuruh apa harus mau, dikasih apa harus terima."
ya aku selalu jawab, ini adalah konsekuensi kita memberi demokratisasi lebih pada anak-anak untuk tumbuh lebih cerdas, bebas tanpa tekanan. sepanjang mereka masih menetapi hal prinsip, mengingatkan hal prinsip, jangan khawatir. justru kita mesti mulai menundukan diri sedikit, lebih banyak mendengar daripada bicara. kan gak ada dosanya kalo memang mesti belajar dari anak-anak.
tapi yah kan kita sering jadi repot musti belajar dari anak-anak. "makanya jangan terlalu demokratis. jadi bumerang :P"
Selasa, 06 Juli 2010
serba gak jelas
ehmmm aslinya proses menunggu ini sudah bikin jadi gak nyaman. mulai gak sabar dan pengen ada perubahan.
Senin, 28 Juni 2010
ooh surprises
kami terlibat pembicaraan paling serius, mungkin, sepanjang kami menikah lebih dari delapan tahun. diwarnai air mata dan banyak kekacauan kata-kata yang selalu berujung 'i love you'.
hubby datang kamis petang, sehari sebelum jadual reguler. sungguh surprise dibuatnya. dia loncat pagar dan mengetuk pintu kamar dan bilang,"yaaaang, bukain pintu!"
usahanya kuat juga untuk meluluhkan kekerasan hatiku yang lagi amat kesel.
tapi sudah lah semuanya sudah dibicarakan, semua sudah diungkapkan, aku nggak kesel lagi sudah.
kami jalan2 bareng, ada waktu berdua gandegan tangan -walo tergesa-gesa-, ada saatnya berpelukan dengan sangat terharu.
mungkin aku sedikit nervous menjelang ulang tahun sabtu depan. meningkatkan umur, meningkatkan kualitas spiritual dan mental, tentunya.
aku cuma berjanji akan lebih bersyukur memiliki hubby sekeren itu. walau tak bisa membelai rambutnya tiap hari. aku bersyukur punya tiga gadis selucu itu, walau tak bisa membelai rambut mereka setiap detik --karena kerja--.
another surprise came from my boss. she came to my town. kami terlibat pembicaraan paling serius juga dalam karierku lebih dari 10 taun bekerja utk kantorku di jkt. aku ungkapkan semua realita yang aku hadapi --agar dia mengerti mengapa aku musti resign--. tapi yaa ujungnya tetap, dia minta aku tetap bekerja dengan hanya beban 2 indepthstories per week. tapi aku diminta mencarikan teman untuk menggarap isu harian. may be its the best sollution for us.
aslinya merasa lega memulai senin pagi ini dengan seabrek kegiatan rutin. alhamdulillah semua berjalan tak seburuk yang diduga :)
Rabu, 23 Juni 2010
another disapointment
mikirin beungeut. marah banget pas dia bilang ngehamilin itu gadis yang jadi 'suspect' sumber pemicu keretakan rumah tangganya. padahal dia swear to god bilang ke aku, dia gak begitu. dan aku bilangin sama mantan istrinya kalo dia masih lelaki baik.
antara kebodohan lelaki dan kepintaran perempuan menjebak. akhirnya hipotesa mantan istrinya yang berlaku bahwa 'setinggi-tingginya lelaki pergi, gak jauh lah dari urusan 'selangkangan''.
bodohnya lagi, dia berusaha menyembunyikan rencana pernikahannya dengan gadis itu dari mantan istrinya yang sudah tahu dari kakak iparnya yang kebetulan anaknya satu sekolahan dengan anak mantan kakak iparnya.
dunia terlalu sempit untuk bersembunyi. bahkan dia berniat menyembunyikan tanggal pernikahannya.
aku bilang jangan bikin kebodohan kedua kalinya. apa yang dipikirin? politik pencitraan bahwa kamu masih lelaki baik? dunia nggak bodoh, man. gak segampang itu menghapus jejak buruk.
be frankly and transparant.
akhirnya dia mau nurut setelah diberi analogi teori bisul. waktu bengkak, demamnya banyak, sakit, tapi musti dipencet biar keluar matanya, kempes deh...setahun kemudian, paling kita inget pas liat bekas lukanya, eh pernah bisul.
cuma beungeut ini mau dikemanain kalo aku ketemu sama mantan istrinya??? ppffhhhhhh
finally
i just a lil bit dissapointed with his choice, but must relize that job has more 'ladang dakwah' for him.
jika itu sebuah pertarungan antar idealisme, dimana mimpi sebuah keluarga ideal itu akan ditaruh? itu pertanyaan selanjutnya yang musti dijawab dan sama sekali nggak mau menyerahkan jawaban itu pada kenyataan.
tapi gak kebayang banget utk menjawabnya dg sebuah migrasi sosial budaya ke ibukota :D
pikiran itu cukup mengganggu sampe lupa waktu, saat memutilasi 2 ekor ayam pejantan dr nenek dan mengolahnya jadi sop lezat sudah jam 10 malem, membuat suasana spt besok pagi hendak sholat ied aja :D
whats wrong with me??? hmmm sampe jam gini blm bisa juga bobo, smntara anak2ku sayang udah ngorok lebih dr 3 jam.
sampe mikir ngapain aja aku seharian? pagi bawa anak2 ke nenek dokter, siang ngobrol prospek sm bos sambil makan lotek, sore ngirim paket pesenan gendongan, sore banget ndengerin pengakuan dosa cowok yg ngehamilin cewek,mo pulang mampir dulu di rs emma sekedar menenangkan teman yg baru pertama kali sesar, pulang disambut anak2 yg mengantuk, anak2 pules, kemudian ngelamun sambil masak opor.
kalo dibawa ngelamun emang enak, kerjaan kayak cepet slese. dari mulai motongin ayam gaya bebas,nyiapin bumbu sampe marut kelapa dan meraciknya di atas api, tiba2 dah jam 10.
persoalan bergeser lagi kemudian pada pertanyaan, kenapa susah tidur jadinya? padahal had no enough sleep last night.
tidur nyatanya memang bergantung pada perasaan, kalo ada satu unsur yg kurang aja, jadi masalah :P
Selasa, 22 Juni 2010
shocking stories
when our fave doctor said that she will get retired, not open her 'door' for public in next august..she has already put her new number on our kids's card just to make sure that we're still 'family' anyway. but so sad to relize that she's getting older and someday she will get retired forever :((
the second one, when my good friend told me that he has ML with his girl friend. actually, his girl friend gets 2 months pregnancy and they will get married soon. they chose MY next b'day as the 'day'.
ooh oh what a day!!!
Minggu, 20 Juni 2010
dilema
bos menyatakan akan sulit cari pengganti yg mengerti pekerjaan hubby. pengganti harus belajar lagi dr nol. bos lainnya menyarankan hubby memboyong seluruh keluarga ke jkt agar lebih konsentrasi dan tenang bekerja.
hmmm hubby seperti limbung, tapi perasaan juga udah gak enak berada di lingkungan kerja dg byk intrik n cara2 yang bertentangan dg idealisme nya.
dia memikirkan banyak hal. termasuk waktu luang dan independensi yang tetap terjaga.
aku cuma bilang sekali lagi, perasaannya, rasa nyamannya yang paling penting. terpenting lagi lebih baik untuk hidup di dunia dan akhirat.
sebagai istri aku hanya bisa jadi total supporter yang siap selalu menghadapi segala kemungkinan...
Selasa, 15 Juni 2010
rumitsiana
tapi itulah, setiap aku mencerna masalah-masalah rumah tangga yang dialami temen-temenku, semakin aku bersyukur dengan kondisiku.
nggak pernah ada masalah rumah tangga yang selesai sama sekali, karena berumahtangga adalah arena pembelajaran paling nyata dalam hidup. bagaimana berurusan dengan suami, ipar, mertua, tetangga, keluarga, anak-anak, relasi suami, dst, dst
kalo aku mencoba menjadi cawan bagi kegelisahan sebagian istri-istri atau suami-suami atas persoalan rumah tangga mereka, nyaris aku harus berkata, ini hanya sebuah wujud syukur dan aku belajar banyak dari problem mereka.
dan aku hanya mendengarkan, aku pantulkan kembali kegelisahan itu. karena aku yakin jawaban atas problem mereka, ada pada mereka sendiri dgn pertolongan allah swt, bukan pada aku atau orang lainnya yang mereka curhati. they've already known the answer but sometimes just forget the map :))
Jumat, 11 Juni 2010
masuk angin deh
menikmati betul, tapi kalo 'riweuh' menyerang bisa jadi mabok kepayang hehee
pagi itu aku nggak mandi krn badan agak 'nggreges' krn semaleman dikit-dikit liatin memed-ku yang cantik yang agak terganggu dengan flu batuk.
baru siang setelah selesai kerja di dua kaki berbeda, aku tersadar belum mandi. kukira itu hari jumat. jadi aku bergegas pergi ke salon sebagai tindakan cepat untuk menjadi wangi dan pede menghadapi hubby yang biasa pulang jumat malem.
mbak salon langganan nawarin paket baru hair spa n totok wajah cuma 90 rebu. ya udah disosor aja krn waktu baru menunjukan jam setengah tiga sore. pas ngobrol sama mbak tukang totok wajah, dia nawarin bersiin telinga. krn hubby senengnya nyosor di telinga, ya udah terapi bersiin telinga pake lilin yang dibakar ujungnya. untuk pertama kalinya. geli-geli ngeri krn apinya tampak dekat ke pipi hahaa
adegan bersih telinga dilakukan saat proses maskeran mengakhiri totok wajah selama 1,5 jam. baru kemudian disusul dengan hair spa.
nah, baru aja keramas, bos kedua nelp, nyuruh dateng ke kantor segera krn ada urusan dengan pengacara. aku mita si mbak hair spa buat meringkas waktu dari 1,5 jam jadi 40 menit. si mbaknya kebingungan. tapi dia memangkas beberapa prosedur untuk mempercepat proses.
akhirnya nyampe pas sholat magrib di kantor, kok mendadak lesu, pusing banget, seperti hendak muntah. baru inget selama proses itu tadi aku kembenan hampir tiga jam, ya wajar kalo masuk angin. lebih bete lagi ternyata saudara, aku baru tahu kalo itu hari kemis, bukan jumat kemudian. rasanya tambah nggak karu-karuan. udah nyampe rumah muntah-muntah, pusing, tersadar pula abis masak tadi pagi, rambut yang wangi stroberi n permen karetpun menjadi lepek n bau kembali keasepan masakan.
dooooh ya sudahlah. smoga hubby masih bisa mencium sisa-sisa wanginya nanti malem :P
Rabu, 09 Juni 2010
oouchh there's my name
yeaah gak berminat menelisik lebih jauh motivasi hubby menyangkutkan istrinya dalam porto folio pekerjaan profesionalnya. yang jelas, aku merasa 'keberadaan'ku diakui secara global hahahaaa
ya setidaknya berpikir bahwa dia tidak malu beristrikan seorang aku, so he makes a clear statement about it hihiii
narsisme makin menjadi. tapi eksistensi tertulis gak penting lah, tetap monumen rasa yang menapak di hati, jauh deh lebih penting. udah gak umurnya mendulang prestasi eksistensi sebatas tulisan heheee
making a right goal
agak kaget waktu dia nyebutin honornya yg cuma 300rb/bln dg beban lbh berat. aku mikir2 kayaknya jadi kegedean sharing monthly salary sama temen2 se-tim. pengahasilan bersih diitung masuk kas perusahaan just 500rb krn ongkos operasional n honor yg besar. utk kerjaan lbh ringan dr temenku itu, gaji bisa 1jt/bulan. buat org yg ngeresume doang 950rb.
jadinya aku jatuh membandingkan hehee
eh, tepatnya jadi terprovokasi membandingkannya.
dengan penghasilan sampinga untuk teman2 satu tim ku sekarang, kadang aku mengalah untuk memberi kesempatan yang lain naik gaji lebih tinggi. karena aku bandingkan dengan penghasilan bulanan, pasti aku lebih besar (plus gaji kantor n hubby).
tapi itulah bersamaan dengan itu, duduk seorang adi di depanku, yang mengingatkan bahwa berusaha bukan semata mencari untung. ukuran orang akan kepuasan pribadi dalam berusaha pasti berbeda. ada ukuran materi, ada ukuran kepuasan semangat berbagi. tinggal mana yang dipilih.
bagus juga tuh anak muda berpikir mengingatkan yang tua. dia mencontohkan ada pengusaha kaya raya yang ternyata selalu membagikan 70 persen keuntungannya untuk fakir miskin, dia hanya ambil sisanya untuk bertahan hidup. saat dia diberi rezeki punya lahan 2 hektar, dia tawarkan sama orang lain untuk 'diusahakan', tapi syaratnya 70 persen keuntungan tetap untuk fakir miskin.
weleh weleh, jadi malu dibuatnya. ngerasa belum seicipkuprit jadi pengusaha, udah mulai mikir buat 'nginjek' orang guna memperbesar keuntungan.
persoalan menekan 'godaan' hidup sebenernya bisa dibikin simple, asal tau how to make a right goal of life? materi semata or semangat berbagi. dampak dan efeknya memang beda, persoalannya adalah bagaimana kita merumuskan tujuan hidup, apakah terpuaskan dengan tujuan jangka pendek atau memuaskan diri dengan kepentingan jangka panjang, not just in this temporary life??
thanks di, for sharing that story with me :))
just left it behind
itu yang kudapat pelajaran dari banyak pernyataan2 status pesbuk tentang kehebatan seseorang dan kita akan melongo merasa terhajar as if we're nothin', just look at she the one who success being a perfect mom...
itulah itulah semua tipuan status tak akan pernah menipu dirinya sendiri untuk menerima kenyataan hidup yang sebenarnya. dunia maya hanya menjadi sebuah tempat dimana dia bisa berlari menipu diri.
tapi aku siap menerima mereka sbg teman baik, bukan pura2, untuk mendengar setiap keburukan yang mereka lakukan atau terima. aku menyediakan diri bukan untuk jadi pelarian 'artis' atau 'matahari', tapi teman seperti apa adanya.
sampai sebuah surat diterima siang ini. aku masih mengaguminya sbg seorang ibu dua anak yang memutuskan menjadi full time mother dengan segala ujian yang diterimanya dari sang suami. swear aku tak hendak mentertawakan apapun status yang dibuatnya, karna itulah hiburan baginya.
ya tuhan, berikan mereka kesempatan untuk menjadi apa yang mereka cita-citakan di dunia maya-nya dengan merealisasikan semua ide as a perfect person with full of honors not just in the dreamland .. amiin
Jumat, 04 Juni 2010
2nd-gombal
what she said??? i know how does it feel when you have to stay along the day at home (she really doesnt kno' my business:P). that's why i decided just to have one baby. you just can stay for 3 months, after that you'll miss this job, desperately....i cant accept your resigning, it should be a great lost for me!
i just allow myself to be stupid again to believe in it...sometimes you need to feel that u're so important, dont u?? :D
*sombong*
1st-gombal
i told him to think about his plan over and over again. but so surprised when he said that his mind, his soul is not the important thing to care in that decission. "just our three stars and u, the important ones."
hahahahaaa i just laughed at him...
but allowing myself to be stupid to believe that 'gombal-gombal talking'. just to feel that u're pretty enough, sometimes :D
Rabu, 02 Juni 2010
following the flow
inilah jalan baru yang hendak hubby pilih. hendak memutuskan resign di tempatnya bekerja 13 tahun terakhir dan memilih jalan hidup lain yang terlihat lebih 'menenangkan'.
arena 'perjudian' hidup baru dimulai. berharap allah selalu bersama kami memastikan jalan hidup hanya untuk mempertegas jalan baik menuju-Nya.
sementara aku masih belum memastikan sepenuhnya bisa di rumah karena surat resign lagi-lagi ditolak mentah-mentah sama bos n sdm. malah disarankan aku cari teman utk mengerjakan isu-isu harian, sementara aku fokus hanya mengerjakan tugas-tugas yang diberi kantor. mereka nggak keberatan dengan permintaan libur sabtu minggu untukku. upppfhhhhh tapi ternyata sama sekali tak nyaman dua pekan ini menjalaninya. karena otaknya udah 'mindset' rumahan. agak malas-malasan bekerja hehee
ya tapi ikuti saja, mungkin ini bagian lain dari skenario allah buatku dan keluarga. semoga semua skenario makin menguatkan jalan memperbaiki ibadah dan memperkuat prinsip hidup. amiiin :)
Rabu, 26 Mei 2010
doa istri
semua orang mencerca tapi mungkin tidak dilakukan istrinya. sesampai burung bercerita, kalo istrinya kerap menangis karena 'kehilangan' suaminya, sejak jadi corong raja eksekutif negeri ini. dia merasa terabaikan karena si kumis lebih takut dan patuh pada rajanya ketimbang istri dan anak-anaknya di rumah.
tiga hari bergelut dalam kompetisi memperebutkan ketua partai biru, aku menyadari sebagai istri, bukan hiruk pikuk dan ramainya kampanye menjagokan si kumis yang benar-benar diinginkan. hanya pribadinya yang dulu, apa adanya, saat dia memutuskan 'berjalan' bersama kita.
kehangatan, kemesraan, kayaknya cuma itu yang penting dalam hidup berkeluarga. bukan duit dan tenar berlebih. seseorang bukanlah jadi apa-apa kalau dia nggak berarti di mata keluarganya.
diam-diam aku menikmati detik detik kekalahan si kumis dari bangku sudut podium kiri panggung, tempatku mangkal tiga hari selama kongres partai biru.
aku sangat yakin, doa istrinya lebih didengar tuhan yang mungkin tak ingin si kumis makin lupa daratan dan makna hidup sesungguhnya. aku percaya tuhan membuatnya 'terpuruk' karena sangat sayang sama si kumis dan keluarganya. bukan karena murka. walo banyak orang bilang ini buah 'kesombongan'nya.
aduhai
go away, go away. its probably a reminder but not to be picked as a belief.
gak berniat lagi jadi hakim atas terdakwa dengan surat dakwaan yang kabur karena emang gak ada bukti.
semoga pikiranku makin sehat menstabilkan perasaanku padamu, sayangku. amiiin :))
Selasa, 18 Mei 2010
kutukupret
merasa ada seorang luar biasa yang bisa hadir mencaplok orang yang menjadi luar biasa sehingga perempuan biasa menjadi merasa sangat biasa.
tapi sudahlah. its all about feeling that cant be stopped just by a statement.
merasakan perempuan biasa mendapatkan banyak cerita luar biasa. merasa segala yang luar biasa mungkin terjadi pada yang biasa. ya sudah lah. hanya tuhan yang tahu.
mungkin terlalu banyak dengar cerita orang sehingga akhirnya kesal juga dengan perasaan luar biasa ini.
tak jadi soal. toh akhirnya aku merasa selalu punya alasan kenapa harus mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk trio macanku. merasa harus mempersiapkan segala hal luar biasa yang mungkin terjadi.
ini bukan ketakutan, ini namanya persiapan heheee
maju mundur maju mundur
kukira semudah itu. namun menejer sdm membalas surat dengan berkata tetap ingin aku gabung krn kualitas (ehm ehm bener2 susyah deh, ini kedua kali surat mundur diajukan padanya)
tiga hari setelahnya, bosku langsung yang lebih seperti kakak perempuan, menelponku. dia ngancem mo nelp hubby beneran kalo memang hubby mendukung keputusanku utk lebih ngurusin anak. (bos sebelumnya ngomong langsung sama hubby saat ketemu di salah satu embassy soal ketidaksetujuan aku resign)
'lo tau kan, gue udah kayak kakak ato emak lo sendiri. it must be a great lost for me!'
kalo urusannya anak, kata dia, aku bisa tetap membantu kantor dengan cara lain, tapi tidak dengan resign. dia bahkan menyuruhku ambil teman kerja utk meringankan pengerjaan isu-isu harian.
aku pertimbangkan betul. mulai slow down dengan tugas2 harian. aku berharap kantor muak padaku karena aku lamban, ternyata tak sedemikian responnya. salah besar.
aku tetap mencari cara untuk resign dengan bebas gembira. walo kulihat, beban kerja mulai padat setelah tiga pekan masuk kerja. aku memohon petunjuk-Nya atas persoalan ini.
aku ngerasa belum menemukan masa depan apapun, kecuali anak-anakku. mereka adalah masa depanku yang musti kupelihara dengan baik hingga lepas dari asuhan dan mandiri menjadi diri sendiri.
walo godaan kerja sampingan yang makin kenceng, aku merem melek ngerem dari godaan itu. berusaha fokus dan fokus.
Jumat, 07 Mei 2010
after 35 years old
baru kerasa kata2 si bos dalam tiga pekan terakhir. kadang aku bertanya sama hubby sampe kapan kita mau jauhan terus? tentunya melihat posisi delapan bulan terakhir, perkembangan kariernya seperti meminimalisir kemungkinan membawanya kembali ke kota kami. aku pasrah soal itu. walo hubby memastikan just 2 years in jkt, after that he we'll build our dream to get back together.
karena dia merasa jkt gak enak buat tinggal selamanya. home sweet home tetaplah bandung adanya.
aku sendiri berusaha realistis mencari jalan keluar memaksimalkan diri mengurus anak dengan memutuskan mengakhiri karier 12 taunku di profesi ini. lebih memfokuskan dengan kerja lepas dan kerja rumahan seperti selama ini sudah kujajagi dan mulai dilakukan sejak setahun lebih. aku harus lebih adil membagi diri dan mengisi waktu bersama anak2 karena perhatian sulit terbagi. walo cinta berat dengan profesi, tapi aku harus menekan egoisme dan mengingatkan diri sendiri untuk lebih memenuhi hak anak2.
apalagi hubby sudah mulai ngomporin aku buat stay lebih banyak di rumah sama anak2. inget golden ages mereka dan banyak hal yang aku pasti rindukan selalu sepanjang hari jika harus berpisah dengan mereka. sungguh menyiksa meninggalkan mereka saat harus bekerja belakangan hari.
pekerjaan hubby yang awalnya sulit karena menata banyak hal baru untuk mendatangkan profit, sekarang terlihat bagus. bos2 pasang jempol dan melihat keuntungannya sangat prospektif sehingga hubby dapat ganjaran baik pula.
semua fine2 aja sampe sekitar tiga pekan lalu. saat hubby dikontak seorang mantan bosnya dan diajak gabung merintis cabang bisnis di kota kami. mantan bos itu memegang hubby untuk merintis, mengembangkan dan menguntungkan usaha itu dengan share saham dan profit. modal murni dari mereka dan hubby tinggal mereka-reka memajukannya.
gaji dan fasilitas ditawarkan lebih baik dari tempatnya bekerja sekarang yang sudah lebih dari 10 tahun digelutinya dengan berbagai susah dan senang. walo kadang aku merasa penghargaan kantornya terhadapnya sangat minim dibanding usahanya. toh sekarang hubby sedang juga dimanjakan kantornya dengan kemajuan yang bisa dia berikan pada unit yang dipercayakan padanya.
namun hubby sepertinya tertarik tawaran sang mantan bos itu karena pecinta tantangan sekaligus lebih dekat dengan keluarga. selain itu, di usaha baru hubby punya share saham jadi dia dianggap owner juga.
dua kali sudah mereka bertemu merumuskan calon bisnis baru itu dan sepertinya hubby makin tertarik. walo dia agak bimbang meninggalkan pekerjaannya sekarang yang dalam delapan bulan terakhir sudah membalikan gajinya menjadi dua kali lipat.
aku cuma minta hubby istikharah untuk mendapat yang terbaik. jika memang lebih kuat memilih pindah, berharap itu yang terbaik buat kami semua. cuma agak mempertimbangkan omongan si bos, di usia hubby hendak 36 taon, momen ini sangat menentukan. apakah akan tetap di jalur terus menjadi buruh buat orang lain sampai pensiun, atau melesat dengan pilihan yang 'gambling' juga adanya heheee
Rabu, 05 Mei 2010
you get what u've paid
tiga bulan lalu, aku berantem sama satu sombong krn beda persepsi ttg hubungan manusia. merasa tak suka dengan sikapnya yang oportunis, aku mengingatkan dengan sungguh2. sblm dia terbang ke belahan negara lain, dengan 'jalan' yang kubukakan menuju negara itu. dia sama sekali gak pamit krn masih marah diingatkan. no regrets. toh, kita gak berharap dapat medali atau popularitas saat musti membantu orang.
dua hari sblm dia berangkat, ibunya dtg menemuiku mengantar ipar si sombong yang hendak kerja jarak jauh utk proyek-ku. alhamdulillah masih bisa menekan emosi dengan tidak menendang ipar si sombong dari pekerjaan ini. murni bersikap profesional, melakukan tes kerja, wawancara, dan dia memang lolos (walo timku awalnya mengeluhkan sikap 'rese' ipar si sombong)
hanya kalimat ibunya yang dapat mendorongku memaafkan perlakukan si sombong. begitu bertemu ibunya langsung mengatakan,"maafin dia yaa suka ngerepotin kamu aja. aku bingung udah gak bisa ngatasin dia. keras hati sekali. salah kata, malah dia ngerasa kita gak pinter, gak bisa ngikutin pikiran dia yang pinter."
heheee ya sudah lah. sakit hatiku berlalu begitu saja. meski benar2 sakit. mengingat hal hil selama ini kulakukan sbg teman yang ingin melihat temannya maju.
tak kuat menahannya, aku kirim imel pada teman jauhku --juga teman dekat si sombong-- di HK. kubilang, aku patah hati dan tak hendak lagi berteman terlalu baik, jadi teman2 biasa saja lah, biar sakitnya gak terlalu.
temanku itu bilang, percayalah ketika berbuat baik, baik juga akhirnya yang dituai. tuhan tak pernah tidur. si sombong benar2 keterlaluan.
kulupakan sudah tentang itu. sampai dua pekan lalu, berita itu datang seperti tamparan keras pada perasaanku sbg perempuan. om si sombong terkena musibah. hal memalukan yang menampar kejayaan nama keluarga mereka menguak ke permukaan dan sebentar lagi jadi pembicaraan kelas nasional. i dont kno' what 2 do.
aku kirim imel pada si sombong menerangkan duduk perkara, biar dia tidak shock saat balik ke ind. jawabannya kudapat malam tadi via sms, bahwa hal begitu sudah biasa (bernada im oke oke aja kok). aku tak hendak bersorak sorai. tapi begitulah, aku merasa si sombong tak merasa itu sebuah masalah besar. walaupun secara etis pasti memalukan buat trah keluarga mereka.
sampe tadi siang, anehnya dia berubah cepat, mengirimku imel dan isinya minta bantuan menerangkan kasus itu pada publik untuk mendudukan persoalan pada porsinya. yaaa saya mana bisa, kan dia hebat. silahkan selesaikan masalah ini. saya pikir harus membuat sebuah shock therapy pada orang yang merasa semua yang hebat ada padanya, dan dia bisa melakukan apa saja yang terbaik buat dunia on her own legs.
aku tak jawab imel itu hingga kini. menggantungkan, daripada makin emosi dibuatnya. cuma belajar, kalo emang sombong, mau dikate dikasi ujian, tetep aja dia ngerasa sombong untuk menantangnya. bukannya dia belajar lebih rendah hati memperbaiki.
sombong kedua, kuperingatkan tiga taun lalu saat memulai memiliki kantor cabangnya di kota kami. bahwa info manajemen pusat yang kebetulan bos keduaku tau, kantor cabang itu hanya diikat tiga taun oleh pembiayaan iklan. jika kontrak iklan kelar dalam tiga taun dan belum hasilkan profit, maka terancam dibekukan kembali.
tapi itulah, saat kubilang begitu, dia membantahnya dengan keras, dan ngerasa aku sok tau urusan rumah tangganya. padahal i just warned that she had to work harder to rise the incomes....
ya itulah, baru dua hari lalu kudengar semua fasilitas kantor ditarik ke pusat, sdm mulai ditarik juga, dan kantor dibiarkan berjalan seadanya, seperti ditinggalkan begitu saja oleh kemudinya di pusat. karena target incomes tak tercapai.
yaa aku mo bilang apa. ada kasian. aku banyak mengambil pelajaran dari dua sombong ttg keharusan rendah diri dan banyak mendengar pendapat orang, jangan mau bener sendiri, jangan mau super sendiri. karena kalo pas apes, banyak orang bukannya membantu, tapi malah mensukuri. astaghfirullah....
Rabu, 21 April 2010
Heaven
Oh - thinkin' about all our younger years
There was only you and me
We were young and wild and free
Now nothin' can take you away from me
We've been down that road before
But that's over now
You keep me comin' back for more
Baby you're all that I want
When you're lyin' here in my arms
I'm findin' it hard to believe
We're in heaven
And love is all that I need
And I found it there in your heart
It isn't too hard to see
We're in heaven
Oh - once in your life you find someone
Who will turn your world around
Bring you up when you're feelin' down
Ya - nothin' could change what you mean to me
Oh there's lots that I could say
But just hold me now
Cause our love will light the way
Chorus
I've bin waitin' for so long
For somethin' to arrive
For love to come along
Now our dreams are comin' true
Through the good times and the bad
Ya - I'll be standin' there by you
Selasa, 20 April 2010
if u know....
kadang orang merasa aneh merasa melihat kesibukanku tak berkurang di luar rumah dengan status 'janda' senin-jumat mengurus trio macan di rumah. padahal mah salah besar. aku mengurangi banyak kegiatan di luar.
dan kadang merasa ada waktu2nya loading kerjaan dan urusan rumah berada pada irisan dua lingkaran yang nyaris sama.
aku juga bukan wonder woman yang hebat kayak orang lain. kadang ada patah hati ditinggal hubby pergi lima hari dalam sepekan, kadang ada rasa capeknya, kadang ada rasa jenuhnya. namanya manusia, aku pikir aku banyak juga mengalami itu.
belakangan hari seorang ipar yang baik hati memintaku secara lisan untuk berhenti kerja dan fokus mengurus trio macan di rumah. sepertinya ibu mertua juga membayangkan hal serupa. aku merasa jarak jauh membuat mereka tak mengenal keseharianku.
mereka tidak mengetahui bagaimana derasnya bantuan allah berikan padaku untuk memudahkan semua urusan ini. ada banyak sahabat yang baik memberikan banyak waktu untuk mengantar kemanapun, termasuk mengajak anak2 bersenang2 jika hubby sedang urus pekerjaan di akhir pekan. masih ada dua supir bos yang bisa diorder cepat untuk mengantar kami jika diperlukan bepergian membawa anak2, mengantar teman yang sakit ke dokter, dan menjalankan fungsi sebagai makhluk sosial lainnya sebagai satu wujud syukur atas kemudahan yang kami dapat.
meski aku sudah tak punya orangtua dan jauh dari mertua, aku masih punya banyak tetangga yang mengulurkan bantuan reaksi cepat saat tiga anak rewel dalam waktu bersamaan. ada kakak adik yang bisa menolong pekerjaan rumah yang sulit dilakukan.
aku merasa allah adalah gantungan paling sempurna. tak meragukan sama sekali pertolongannya, bahkan dalam kondisi tidak mungkin sekalipun.
justru saat mereka meragukan kesulitanku merawat rumah tanggaku, aku melihat mereka meragukan semua kekuasaan allah yang sudah mengatur dengan tepat untuk menyeimbangkan antara beban dan pertolongan. mereka hanya tidak tahu keseharianku dan akupun memaafkan mereka atas ketidaktahuan itu.
sangat melegakan menuliskan ini semua, mengingat setelah tiga bulan memed lahir, aku akan kembali ke kerja normal....
Jumat, 09 April 2010
yang bisa ngangkang banyak, tapi.....
body kami tak jauh beda, besar, sehingga kerap bersama seorang sahabat yang juga bertubuh subur, kami kerap dijuluki 'gojali' alias gorombolan jalmi lintuh.
irisan perasaan makin besar saat kami bersuamikan pria yang kebetulan nyaris serupa tapi tak sama. idealis, workholic, pencinta prinsip, yang alhamdulillah sampe sekarang kayaknya cinta keluarga.
tapi terkadang gesekan suami-suami kami di dunia kerja kerap berhubungan dengan perempuan dengan fisik nyaris sempurna yang membuat kami minder dan merasa setiap hari selalu harus bekerja keras menabung, sapa tau musim lagi apes hehee (do u know what i mean? hahaa)
dia cerita kadang berlebihan mencurigai suami pasti tertarik dengan perempuan lain dengan fisik-fisik nyaris sempurna di dunia kerja, membuatnya sedikit memainkan peran seperti berpura-pura menjebak perasaan. seperti apa itu permainannya?
ya begitulah gak lebih dari usaha menggoda-goda dengan kata-kata,"ah bohong, masa gak seneng liat paha putih mulus begitu?" kata temenku sama suaminya (hal sama sering jadi isu terorku buat si hubby hihiii)
aku bilang sama dia, dengan menggodanya seperti itu sebenarnya kita sudah merasa sedikit minder memiliki ''high quality man' likes our man', mengingat body yang gak standard, liat tampang yang pas-pasan kayak sebuah cassing, bener2 gak cocok dan terlihat murahan buat sebuah handphone mahal dan canggih.
ya kami para istri berhak melontarkan perasaan itu kan untuk memastikan aja. bukan pula memaksa diri menjadi merasa lebih rendah karena perubahan dunia yang sangat pesat dan banyak hal ditakar dengan fisik dan materi. karena kami sebenarnya yakin kami pun punya kelebihan yang membuat lelaki menjatuhkan pilihan
tapi itulah kata temenku, jika terus2an 'digoda' seperti itu, suaminya pasti marah,"lu tuu yaaa, nganggep gue cowok apaan sih, emangnya serendah itu? kalo nyari perempuan yang bisa ngangkang doang sih gampang!"
barulah temenku berhenti menggoda suaminya jika sudah mendapat 'red-line' seperti itu.
ya namanya pilihan dalam perjalanan kadang salah, kadang membosankan, kadang nggak nyambung, ada sedihnya, ada senengnya....kadang kita hanya perlu memastikan apakah rasanya masih sama dengan saat pertama menentukan :P
Senin, 05 April 2010
celoteh teteh yang bikin 'merah'
mereka tanya," kalo manggil ayah bokap, ibunya dipanggil apa De?"
jawabnya,"ibu bunda, kalo bokap sih masa manggil ibu Yang."
keluarga pak ajat pun ngakak, nah si bokap giliran 'memerah' wajah
:D
Senin, 22 Maret 2010
hidup yang penuh kebetulan
waktu nyari sekolah kakak dua taun lalu. bingung nyarinya krn kami mencari saat injury time, dimana banyak skolah bagus udah pada tutup masa pendaftaran sejak februari-maret setiap tahunnya. kami menemukan dua sekolah dekat rumah di sekitar arcamanik. yang satu menolak krn kakak blm cukup umur, msh kurang dua bulan. masuklah kami ke sekolah yang dikelola mantan dosen kami yang dikenal egaliter dan keren pemikirannya. di sana, kakak diterima dan betah sekali sekolah sampe sekarang.
walo kadang teman2 agak mengernyitkan dahi dan bertanya,"bukannya itu sekolah syi'ah. emang kamyuu syi'ah yaaaa??" tentu kami bukan syi'ah, tapi pemahaman syi'ah juga aliran islam yang tidak bertabrakan jauh menjadi sebuah sekte terlarang. ajaran shalawat-nya sangat menyentuh qalbu dan menajamkan banyak sinyal-sinyal kemanusiaan. kami ingin anak-anak kami mempelajari semua aliran dalam islam sehingga mengerti betul mengapa mereka perlu memurnikan ajarannya, tidak diembel2i banyak tradisi yang terkadang menjurus pada bid'ah dan riya'.
sebulan setelah melahirkan, mulailah aku hunting untuk sekolah teteh, anak kami nomer dua. tanya sana sini, telpon dan liat2...dengan mudahnya sahabatku memberitahu 18 guru sekolah anaknya (sebuah sekolah bagus di kawasan dago) eksodus membuat sekolah baru di dekat rumah kami. subhanallah. tadi pagi aku cari informasi mendatangi sekolah yang memakai konsep 'green global school'
kebetulan2 itu sangat gak mungkin tanpa kuasa sang 'invisible hand', tentunya...............
kebetulan lain? yang aku ingat sewaktu rembes ketuban dan memed terpaksa cepat dilahirkan sebulan sebelum waktunya, menjadi perjuangan yang tak pernah kubayangkan sebelumnya.
tapi tahukah kamu, kalo majunya kelahiran memed adalah sebuah kebetulan karena kontrak kerja baru datang per 1 maret dan harus dikerjakan segera. sementara persiapan proyekan2 lainnya pun ternyata harus diawali bulan maret. sangat gak mungkin jika memed jadi lahir 26februari, maka sekarang aku masih dalam tahap pemulihan ketika harus mulai bekerja.
kebetulan lainnya? saat aku harus belajar teknik sesuatu yang baru yang sama sekali baru dalam pekerjaanku kini. ternyata sahabatku yang lain memiliki dua aktor kunci yang bisa membelajariku tentang itu.
kebetulan lainnya apakah gerangan? sangat banyak dan aku malu mengungkapnya karena masih sedikit bersyukur............
Jumat, 12 Maret 2010
mematangkan pilihan jadi ftm
dia anak orang kaya dengan tabungan banyak, bersuami kaya dan bergaji mantap. jelas dia lebih memilih jadi ftm. sementara aku lihat diriku, banyak masih butuhnya mengurus keluarga, dan sedikit menambal kebutuhan rumah tangga.
gak meragukan sedikit kuasa tuhan akan kehidupan manusia yang sudah mengatur hidup, jodoh, rezeki dan mati.
satu saat hubby pernah merasa kalau aku lebih bete full tinggal di rumah, dibanding jika mengurus rumah tangga sambil menyambi pekerjaan. selain itu, aku memang punya tanggungan keluarga yang kupikir sangat unfair jika aku nimbrung dengan keuangan rumah tanggaku yang dalam perjalanannya juga pernah mengalami masa-masa defisit dan perlu 'ditomboki'.
aku merasa pede akhirnya bekerja dan mengurus anak. walaupun di setiap fase bertambah anak ada kendala, aku selalu meminta petunjuk pada yang kuasa minta dicarikan jalan terbaik agar lebih banyak meluangkan waktu di rumah.
ada satu fenomena aneh yang terjadi pada temanku yang mempromosikan jadi ftm itu pada dua pekan kemarin. saat dia merasa goyah untuk menetapi pilihannya itu karena penurunan signifikan kemampuan ekonomi.
aku merasa tak perlu mengejeknya. aku menawarkan sedikit bantuan agar dia tetap tak goyah dengan pilihan yang menurutnya terbaik dibanding yang dilakukan ibu2 bekerja yang kerap 'menelantarkan' anak-anaknya. bantuan rahasia namanya.
sementara dalam perjalananku mematangkan jadi ftm yang bisa bekerja di rumah, kini seperti diberikan jalan keluar luar biasa. saat laju karier mendongkrak gaji hubby untuk bisa mengcover semua kebutuhan rumah tangga dan menabung, aku mulai menyurutkan peranku mencari uang. ndilalah tuhan menyediakan jalan agar aku lebih mematangkan profesi ideal dan sosial yang maaf, ini pun rahasia namanya.
setiap hari aku bisa bekerja maksimal dua jam, keluar rumah ngantor paling dua hari sepekan, mencoba prospek-prospek kerjasama untuk masa depan dan menjajal peluang menyiapkan masa pensiun hubby suatu hari kelak.
tak ada rencana taktis dalam hidupku, semuanya mengalir begitu saja sesuai dengan jalur yang disiapkan-Nya. aku manut sama jalan yang ditunjukan-Nya. yang kupikir-pikir sederhana saja utk pensiun hubby, selain menjalan expertise sesuai background study S2-nya yang harus dimulai sejak sekarang, dia bisa mengambil jenjang doktor jika sudah berusia lebih dari 40 dan 'ditendang' dari perusahaannya. sementara aku tetap 'ngopeni' anak-anak dan bekerja paruh waktu dengan maksimal. itu saja.
nggak ada rumusan apapun apalagi punya cita2 besar sebagai seorang yang ideal karena namanya manusia, berusaha dan berusaha saja, tak ada kerja yang selesai hanya dengan omong besarrr :)
Kamis, 11 Maret 2010
sekelumit chit chat
sekelumit chatting dengan hubby yang selalu bikin eneg, nyebelin, tapi inilah yang selalu ngangenin. sekaligus mengingatkan betapa aku selalu masih menjadi diri sendiri di depannya dan dia menerimanya dengan ikhlas (kalee yaa) hahahahaaa
yayang : mau cerita sih, tapi takut nggak menarik. jadi nggak pede...
gue : nyak naoooonn
yayang: tapi kalo nggak menarik jangan dihina ya?
gue: naon seh??yayang : tapi bener kan nggak akan dihina?
gue: ya udah lahterserah mo cerita ato enggak
bete.com
yayang : mau yang, bener nih mau. tapi janji dulu nggak akan menghina.gue : marah.com
yayang: ih, jadi gini yang. tadi pagi ada yang nelepon aku dari republika pustaka
Sebelumnya ada cewe abg gitu di sebrang republika ndeketin pas aku nunggu metro mini
tampilannya sih bersih, kayak pegawai administrasi gitu lah. dia mengaku kecopetan di metro mini, dan minta bantuan untuk bisa pulang ke kebon jeruk.
ih, meni nggak ada reaksi ih.....
gue: kamu kecopetan kan akhirnya? rezekinya bisa ketemu abg
gitu kan akhirnya
yayang : ih, ngaco...bukan gitu tau. bete ih...aku kasih dia uang ribuan, mungkin sekitar tujuh ato delapan ribu bekas kembalian naik mikrolet..
gue: harusnya aku dong yang beteyayang: mau diterusin enggak nih?
gue: ya soooooooooooooookyayang: nah, semalem, aku pulang kan naik ojek dari kantor karena udah nggak ada mikrolet lagi...aku kasih ceban berharap ada kembalian goceng. Eh...tukang ojek bilang, nggak ada kembalian bang. Ada uang pas enggak?
gue: tapi gak kembalian kan? jadi udah keluar 12 rebu
yayang: aku cari ternyata nggak ada juga. jadilah kuikhlaskan mbayar ojek dua kali lipat dari harga biasa.
gue: heeeeeeeeehhhh... jadi intinya apa
yayang: Nah dalam perjalanan ke rol, aku mikir. Ini sebenernya ada apa sih. kok kayaknya aneh gitu
gue : ini teh tausyiah?
yayang: Ih, ya udah deh.....boker dulu aja ah...Ini lagi dirunut ceritanya tai...eh...tau...
gue: eddddddddddaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnn...udah aku mo sign out aja. masih banyak kerjaan!!!!!!!!!!!!
aarrrrrrrrrrggggghhhh
yayang: nah, aku cuma menduga-duga, mungkin Allah akan berbuat sesuatu yang menyenangkan. dan ternyata dugaanku bener.
baru aja duduk di ruangan, tiba-tiba telepon berdering
"Mas, ana nomer rekening BCA?" kata si penelepon.
halo...halo.......ditinggal boker yah?
gue: seterah koe, smoga bokernya lancarrrrrrrrrrrrrrrrrrr
yayang : nggak dibaca yah?
gue: ya alhamdulillah, tapi kok saldo bca belom nambah ya? (dipereksa di m-mobile)
hahahahaaa
yayang : makanya didengerin dulu, atuh. biar jelas ceritanya
gue: boker dulu aja deh
aku mah butuh yang jelas disetorin
kalo cuma cerita aja mah, bikin pegel
yayang : ya udah kalo nggak mau diceri tai...
ya intinya rejeki yang nanti malem aja belum aku ambil, pagi ini sudah dikasih lagi.
gue: tapi acara ultah wika bukannya tadi malem??
baca berita detik
yayang: nanti malem, berita detik salah buanget...nget...nget..
aku kan pegang undangannya dan kemarin udah dibilangin..
gue: ya udah
selamet yaa
ditunggu traktirannya
(da sekarang mah udah bisa turbo) hehee
yayang : iya yang...aku mberesin laporan keuangan dulu ya. terima kasih ya udah diceri tai...
gue: geuleuh ah
bari teu jelas tai na naon
yayang: didinya mah jiga teu boga tai wae ih
yayang: ya udah aku beresin urusan dulu ya, ikum
Jumat, 05 Maret 2010
rezeki bukan soal matematik
hubby selalu bilang, rezeki itu tak selalu harus uang. kadang ditraktir, diberi mudah, diberi murah pun itu rezeki.
aslinya uang untuk bayar operasi bukan berasal dari uang tabungan. dia datang dari arah tak disangka-sangka. kadang aku masih amazing dengan cara tuhan memanjakanku saat itu.
diberi rasa sakit, tapi dengan penawar yang luar biasa.
supir yang siap antar kemana aja, tetangga yang datang silih berganti, mengantar makanan, mengantar minuman, mengantar senyum. teman2 yang selalu sedia direpotin dan tentunya keluarga yang sayang.
memed dapet angpau lumayan. setelah dibelikan sepeda dan otopad utk dua kakaknya, diberikan pada ini itu, dibelikan sembako buat tetangga, angpaunya masih mengalir sampai nyaris sebulan ini. kami pun mentraktir para sahabat di resto. setelah itu masih bisa membelikan nebulizer utk keponakan yang asma akut (musim dingin asmanya sering kambuh).
setelah angpau, hubby bilang masih ada sisa SPJ dari kantor yang katanya kurang. setelah itu double bonus datang april. setelah itu, tiga kerjaan baru menanti kerja kerasku mulai bulan ini.
padahal biar tabungan tak terganggu, aku sudah aku mengumpulkan uang dari hasil kerja lepasku ditambah arisan kantor. aku kalkulasi cukup membiayai sesar dan aqiqah.
aku ambil jatah arisan menang pada januari. tapi ternyata temanku di sby membutuhkannya utk membiayai mertuanya di rs. jatahku bergeser pada februari. jatah kembali bergeser stlh temanku yang malang meminta tolong utk mengubah kembali jatah arisanku utk biaya anak bayinya yang harus dioperasi.
dan aslinya sudah nggak peduli dengan itu saat banyak orang lebih membutuhkannya. yang ada rasa kasihan dan membayangkan bagaimana jika ujian itu menimpa kita.
aku ingat hukum rezeki dari tuhan, jika kau merelakan ikhlas, gantinya akan berlipat-lipat. hubby selalu menegaskan rezeki yang ada di kita bukan berarti milik kita, bisa jadi rezeki orang yang mampir di kantong kita.
merasakan betul keajaiban-keajaiban yang datang bagaikan menyempurnakan pelajaran kesombongan kalkulasiku sebagai manusia dalam menghitung matematik rezeki yang datang. jadi nikmat tuhan mana yang hendak kudustakan........tentu tak ada.
Selasa, 02 Maret 2010
rapat pertama = presentasi sidang pertama hik
abis dzuhur bawa memed di gendongan, nyangklong laptop n naek ojek menunju jl citarum buat brain storming sama tiga teman.
tapi itulah, temen lelakiku baru saja menghadapi sidang pertama cerainya hari ini. so, not to smooth jadinya. pembicaraan awal lebih mengeksplor suasana sidang pertamanya.
istrinya yang sehari sebelumnya menyatakan padaku tak akan datang pada sidang itu, ternyata datang. mereka tak bertegur sapa. karena kesal dengan tudingan selingkuh, teman lelakiku menjawab pertanyaan hakim ttg alasan bercerai,"saya selingkuh."
biar cepet, katanya untuk segera mengakhiri dan mempercepat persidangan. selanjutnya ditanya,"dengan perempuan?" (temenku bengong, disangka gay)
si hakim penasaran bertanya,"memang kalau wart**** selalu dikelilingi banyak perempuan ya?"
temanku menjawab ketus (sambil mikir seberapa banyak teman seprofesi yang memilih bercerai),"oh enggak, itu karena saya ganteng aja!"
ya begitulah, kami tertawa miris mendengarnya (sekaligus menghiburnya utk tidak seserius itu). tapi akhirnya memang menyerah dengan style dia mengemukakan pendapat yang sangat gugup akhirnya. mental teman lelakiku sedang down, bagaimanapun itu jadi warna rapat pertama hari ini. bukan semata bahan tertawaan, tapi pembelajaran serius ttg hidup.
sampe jam 2 siang, dari pagi dia menghitung sudah 16 batang rokok memenuhi paru-parunya.
bagaimanapun kacaunya rapat pertama, aku sangat senang bisa kembali bekerja. mengkalkulasi prospek taun ini, semoga bisa memberikan banyak benefit bagi banyak orang.
Jumat, 19 Februari 2010
sesungguhnya teman........
secara pribadi, aku lebih senang dekat berteman dengan teman2 yang 'bukan apa2'. makanya saat mereka sedang 'terbang', aku memilih mengagumi dengan melihat kepak sayap mereka dari bumi. bukan memandang dengan rasa minder karena kalah tak bisa sepadan dengan gaya 'terbang' mereka dengan semua keterbatasanku. karena pilihan hidupku utk mengagumi mereka.
pernah suatu kali, seorang teman yang kini permanent resident di negara lain, merasa harus mempertanyakan 'keterbelakangan'ku di 'mata' mereka. aku diinterogasi seolah2 suamiku mengekang kebebasanku, seorang diktator yang selalu membuatku tunduk pada urusan domestik di rumah.
aku cuma bisa ketawa dan memberitahukan kalau mau diklasifikasi, hubby masuk kategori suami yang paling menghargai pilihan istrinya. aku bukan mengekangkan diriku pada 'sangkar madu', tapi berusaha konsekuen dengan ketidaktegaan meninggalkan anak2 untuk terbang terlalu jauh. meskipun hubby selalu mempersilahkan aku dengan pilihanku.
sebulan sebelum bebe lahir, aku ketemu dengan temanku itu saat hendak membeli lumpia basah di blk gd sate. dia menangis memelukku dan menceritakan dia hendak bercerai krn suaminya totaliter tidak mau mengikuti kemauannya utk berkelana di negeri lain. suaminya menggunakan kekerasan psykis untuk membuatnya tinggal, sehingga dia berkeputusan utk bercerai.
prihatin aku mendengarnya. tapi bukan waktuku membalas semua pendapat dia ttg hubby dulu. pilihannya menikah dengan lelaki egaliter. ternyata, seegaliter apapun lelaki, pada sisi2 tertentu mereka pasti punya sisi terbatas yang menginginkan perempuan tetap di sampingnya.
suatu kali sahabatku masa kuliah pun melesat terbang ke sana kemari sebagai pekerja sebuah agency berita int'l. pertanyaan sama menderaku. kenapa aku masih tinggal diam di 'kotak' yang sama? aku bilang kerja dan pikiranku gak bisa dibatasi dengan 'kotak'. meski tinggal tak di ibukota, aku merasa masih bisa menjelaskan dan memanfaatkan banyak potensi sosial dan intelektualku.
suatu saat aku bilang dia akan punya anak dan akan merasakan bagaimana tak nyamannya meninggalkan mereka berlama-lama.
alhamdulillah, setelah lebih dari 8 taun menikah, sahabatku beranak lelaki dan memutuskan menjadi ibu seutuhnya.
giliran aku menggodanya dengan menawarinya membantuku utk kunjungan teman2 dari aussie yang hendak datang mei. secara bayi lelakinya sudah lebih dari enam bulan usianya. tapi itulah, musim berganti, pendapatpun berubah. aku pikir waktunya dia kembali bersentuhan dg dunia kami. tapi dia menolak tawaran pekerjaan yang kuberikan karena tak tega meninggalkan anaknya berlama-lama. what a great mom!
tuhan selalu memberikan pelajaran dari semua kejadian, tak usah manusia ngotot mempertahankan pendapatnya apalagi balas dendam karena sakit hati. tuhan selalu bijak memberi pelajaran terbaik bagi setiap manusia.
aku agak merasa berlebihan dikiriminya sebuah note dalam catanan Fb-nya. karena merasa tak selalu bisa memberi yg terbaik pada teman2 dan sahabat2ku heheeee
sahabat
sebuah tawaran yang memang tidak bisa kuambil,
tapi tawaranmu adalah tanda bahwa engkau mengingatku lebih jauh.
sahabat adalah orang yang mengingatmu saat orang2 lupa,
mengetahui keadaanmu tanpa engkau perlu bercerita
yang entah kenapa selalu hadir pada saat engkau berduka,
atau dikepung pertanyaan bodoh ttg kehidupan.
yang engkau merasa dia siap mendengarkan, bahkan memberikan dirinya disaat apapun.
yang tidak pernah merasa malu juga untuk bercerita ttg kesalahan dan kebodohannya sendiri
yang menerima kebodohan dan kesalahanmu, dan mengingatkan tanpa membuatmu merasa rendah dan malu.
yang entah kenapa, punya ruang yang begitu luas, untuk mentertawakan diri sendiri, bersama.
dan pada titik itu, setelah melihat cermin yang buram, kita selalu berniat untuk menjadi orang yang lebih baik.
sahabat, apa artinya dunia tanpa itu?
ps: gw gk bisa bikin puisi yang bagus. cukuplah note fb aja ya.
Selasa, 16 Februari 2010
Runaway - The Corrs
I'm not alone, tell me you feel it too
And I would run away
I would run away, yeah, yeah
I would run away
I would run away with you
'Cause I am falling in love with you
No never, I'm never gonna stop
Falling in love with you
Close the door, lay down upon the floor
And by candlelight, make love to me through the night
(through the night)
'Cause I have run away
I have run away, yeah, yeah
I have run away, run away
I have run away with you
'Cause I am falling in love (falling in love) with you
No never, I'm never gonna stop
Falling in love with you
With you
There Are Places I Remember - The Beatles
Though some have changed
Some forever, not for better
Some have gone and some remain.
All these places have their moments
Of lovers and friends I still can recall
Some are dead and some are living
In my life I loved them all.
And with all these friends and lovers
There is no one compares with you
And these mem'ries lose their meaning
When I think of love as something new
And I know I'll never lose affection
For people and things that went before
I know I'll often stop and think about them.
In my life I loved you more.
And I know I'll never lose affection
For people and things that went before
I know I'll often stop and think about them.
In my life I loved you more
In my life I loved you more