Rabu, 04 Agustus 2010

tak pernah tertebak

sapa sih bisa menebak jalannya hidup. hanya dari sebuah contoh kecil saya belajar kali ini untuk tak sembarangan menebak nasib.

saya kira produksi gendongan dan selimut kali ini agak kurang bagus dg kesalahan tukang jait yang bikin senewen. tapi tetap menjalaninya dengan tenang, walo males2an menjualnya.

tapi itulah, tumpukan gendongan itu sedikit demi sedikit dengan ajaibnya berpindah tangan. sampai pagi ini, setengah tak percaya memulai buka warung di pameran dg tak sebiji gendongan di tangan. akhirnya menjualkan barang teman2 dari baju, sepatu, kerudung...heheee tuhan sangat luar biasa mempermainkan banyak hal yang tak tertebak akal maanusia.










tapi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar