Rabu, 06 Oktober 2010

kehilangan hubby

perginya hubby mendadak kali ini. bertepatan saat kakak ulang taun ke delapan.
aku appreciate benar usaha hubby memuaskan semua anggota keluarga sebelum pergi.

dia pulang ke bdg selasa malem, padahal rabu malem mesti terbang puluhan ribu mil.

dia bawa kami jalan2 beli kado untuk kakak dan makan malem. dua anak kecil tertidur lelap di gendongan kami masing-masing. sementara kakak bersikap seperti orang dewasa membawakan tas.

bener2 romantis banget walo agak sulit mencari tempat makan. aku menikmatinya sebagai kebahagiaan. padahal kasian banget liat wajah hubby yang keliatan lelah.

kakak sendiri lagi uts, tapi dia beneran enjoy dengan cara perayaan sederhana itu. kami bersyukur anak pertama sudah sebesar itu mulai bisa ngemong adik2nya yang kadang nakal :)

walo gak permanen, gak ketemu hubby di akhir pekan seperti biasa adalah siksa. terutama si anak tengah yang demen banget sama bokapnya.

"ya tuhan, semoga dia tidak kecelakaan." lantas dia mendekap dan memasukan foto bokapnya ke selipan tumpukan kertas belajarnya. "biar aku cepet pindah ke jakarta!"

hehee

dua akhir pekan ini bakal terasa sepi, tanpa si hubby di sisi. akhir pekan ini lumayan bisa keisi dengan pasar seni n reuni di kampus. minggu depannya paling ngajak anak2 ke rumah budenya (kalo pada fit ya berenang)

kayaknya pengen merencanakan surprise dengan menjemput hubby di bandara. seumur2 seringnya pergi ke luar negeri, gak pernah diantar jemput, ternyata :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar