kayaknya nikmat betul orang bisa melahirkan normal. alloh kasih aku kemudahan melahirkan sesar dua kali krn kasus berbeda. pertama waktu si kakak pre-eklamsi, darah tiba2 meninggi saat hamil belum genap delapan bulan. lahirlah si kakak, setelah gagal diinduksi krn ketegangan jiwa, kontraksi pun menaikan tekanan darah secara tiba2.
kedua waktu dede, ternyata jahitan sesar pertama kurang elastis sehingga pembukaan tak bisa berlangsung sempurna dan terpaksa sesar lagi krn nggak mungkin bekas sesar dirangsang induksi lagi.
yang ketiga, aku sangat bersemangat menjalani prosesi normal sehingga memilih dokter kandungan pun yang memang dikenal sabar menunggu persalinan. dokter perempuan itu memberikan sedikit harapan, krn baru menolong persalinan anak ketiga seorang ibu secara normal setelah dua kali sesar.
hmmm mudah2an aku bisa mengikuti semua treatment dokter. diet karbohidrat, puasa garam setelah tujuh bulan dan jalan minimal 30 menit per hari setelah kandungan di atas tujuh bulan.
syarat yang seperti biasa tapi emang agak sulit dilakukan, apalagi soal menahan godaan jajanan enak hehee
semangat melahirkan normal itu harus sedikit patah saat mudik idul adha kemarin.
entar cerita apa yang disampaikan hubby pada ibu mertua. yang jelas sebelum pulang, ibu mertua yang penyayang memintaku untuk tak berharap lebih bisa melahirkan normal.
"daripada sakit dua kali, dicoba terus gagal. mending dipastiin aja lahir sesar, tanggalnya kan bisa ditentukan kapan juga," ujar ibu.
sedikit banyak keinginan untuk melahirkan normal agak goyah saat ini karena pernyataan itu.
walo masih sedikit berharap, aku pikir harus lebih realistis juga memandang kondisi. kecuali memang alloh siapkan keajaiban lain untuk si jabang bayi ketiga ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar