Selasa, 29 Desember 2009

less resolution for coming year

nggak tau kenapa, nggak terlalu berharap pada banyak mimpi mengawang. menghadapi taun baru kali ini nggak pengen buat resolusi apapun, kecuali memperbaiki semua kekurangan yang ada.

its about 9 weeks to come to born my new kid. it's already enough for me to thanks to lord for all miracles happened on me passing through 8 years long.

sehingga nikmat mana yang hendak kau dustakan, menjadi satu pengingat penting.

kerja belum selesai, anak baru, tantangan baru, berharap bisa menemukan banyak pattern mengasuh anak yang sesuai untuk ibu kerja dengan tiga anak hehee

long distance relationship sejauh ini masih berjalan baik dan musti di-review ulang kalo memang menemukan ganjalan prinsip suatu hari. hubby terlihat sangat fokus sama pekerjaan, jadi kupikir gak ada salahnya pisah senin-jumat, biar dia konsentrasi, aku juga konsentrasi. sejauh ini kami nyaman. semoga tak ada gangguan signifikan.

alloh menuntunku pada semua hal realistis yang harus dihadapi menjelang pergantian taun, tiba2 mo punya baby baru dan rumah pas belakang rumah kami mo dijual sama pemiliknya. harapan baru memperluas arena bermain buat anak2, hubby memimpikan punya taman belakang rumah.

so kami berusaha merogoh kemampuan untuk merealisasikan dua hal pertama yang musti diwujudkan di awal taun.

setelah itu, aku akan sibuk mencari taman kanak2 yang cocok buat gadis nomor dua.
menjelang awal taun, prospek baru 'side job' dimulai untuk kerja setaun penuh dengan banyak ide di kepala harus direalisasikan agar tim lebih sejahtera, kalau mungkin memberikan benefit buat lebih banyak orang.

yaa semua hal realistis ini membuatku tak punya resolusi mengawang taun ini. semua musti dijalanin, mudah2an diberi kemudahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar