Selasa, 03 November 2009

wonder woman?

kalo liat status ibu-ibu di FB menceritakan kesibukan mereka sehari-hari, ngurus anak, ngurus suami, tetek benget belanja, dst dst aku seneng krn berbagi semangat. tapi kalo udah isinya keluhan dengan frekuensi terus menerus seakan-akan mereka korban pernikahan, suka kasian juga.

ada temen yang emang udah mapan, suami kaya, anak dua lucu, tapi update status-nya selalu nada tak bahagia. kayaknya kesiksa banget mengerjakan semua rutinitas kerjaan rutin. mobil bagus dia punya, suami mapan banget, tinggal di 'neverland' country. ada juga ibu yang domisili lokalan punya kebiasaan sama pula mengeluh. apalagi suaminya kerja di tambang yang jauh dari keluarga, pulang hanya sepekan dalam sebulan.

'emang lu pikir gue wonder woman', suatu kali ku bacas tatus seorang temen. smntara yang satu marah2 seakan-akan harus prepare all thing well all alone untuk segala keperluan rumah tangganya.

kupikir dalam menjalankan roda rumah tangga ada konsekuensi logis yang harus dihadapi nggak usah pake manyun. semua jalan sudah dipilih termasuk memilih suami 'makmur' tapi diberi konsekuensi hanya punya sedikit waktu untuk keluarga. toh bisa jadi, saat mereka diberi suami yang memang selalu bareng dengan rezeki pas-pasan, protes juga pada ujungnya :P

cuma yaaa memastikan diri bisa melakukan segala hal sendiri dan menganggap diri wonder woman bukannya mendekatkan diri pada syukur pada suami. toh sesukar-sukarnya mereka jadi 'wonder woman' versi mereka, mereka masih punya semua fasilitas pendukung yang memudahkan dari mobil bagus, rumah bagus, uang yang tak pernah kurang. masih bisa nyalon dan window shopping tanpa worry keabisan duit :)

bandingkan dengan banyak pekerja perempuan, pedagang perempuan, juga pembokat perempuan yang emang berjuang untuk menafkahi keluarga di sela-sela mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

kukenal sosok lilis, 'office girl' sebuah klinik milik BUMN tersohor. sebelum kerja dia nganter dua anak gadisnya ke sekolah, kemudian dia datang ke kantor pagi2 buat nyapu, ngepel, beres-beres sampe cucu piring sisa satpam semalam. udah gitu dia disuruh beli ini itu sama karyawan klinik. terus di sela-sela pesanan membelikan makan siang karyawan yang seabreg, dia sempatkan menjemput dua anaknya dari sekolah sampe rumah. dan amazing banget, di sela-sela itu dia masih sempatkan jadi calo perpanjangan STNK buat karyawan-karyawan di klinik, kenalan juga banyak orang lain di luar lingkup kerjanya, termasuk aku (yang malesaan)

terkadang suka kasian kalo liat lilis kecapean, sampe ketiduran di mushola saat aku numpang sholat dzuhur di sana. tapi itulah pelajaranku terbesar darinya, dia nggak pernah ngeluh, dan selalu senyum. jarang banget aku liat dia cemberut, makanya dia keliatan awet muda (kalo dibanding wajahku hehee).....

so if take a look those samples, who is the real wonder woman in your opinion???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar