Selasa, 15 September 2009

mencoba ritme hidup baru

tahun ini adalah tahun bersejarah banget karena aku memutuskan untuk memilih lebih banyak di rumah menjalankan fungsi sebagai istri dan ibu daripada bekerja di luar.

bulan Juli-Agustus 2009 jadi saat penting memutar haluan hidup saat Alloh berikan fenomena yang mengantarku berpikir,"hidup itu sebenernya buat apa?"

sebelum itu aku bener2 lagi mematok jalur hidup meneruskan karier di jalan lain dan berpikir ndaftar belajar lagi. tapi ternyata pekan kedua Juli, positif rahimku terisi kembali oleh janin yang insyaalloh jadi anak ketiga.

trus tiba2 pula, suami yang baru dua taun barengan terus di bandung, musti pindah lagi ke jakarta krn sekolahnya selesai dan bosnya menghendaki dia segera menata bisnis di satu divisi dengan lebih serius.

aku nggak menyesal dengan pilihan ini, pada akhirnya. karena sejatinya seorang ibu selalu berada di dekat anak2nya dong.

aku nggak tau jalan hidup mana yang terbaik alloh pilihkan buatku, tapi aku bakal meminta yang terbaik buat keluargaku. termasuk jika opsi-nya musti pindah ikut suami ke jakarta pun, walo seumur2 aku blm pernah ninggalin bandung sbg tempat lahirku sampai beranak pinak.

ini intro baru di blogs baru yang aku buat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar