memasuki usia 40 tahu memutuskan berhenti bekerja setelah 14 tahun. mulai membangun mimpi sendiri jadi entrepreneur. lil bit worry to face tomorrow. but so sure, there's a will there's a way.
tapi nyatanya memang godaan lain lebih menyenangkan. tergoda jadi volunteer sepanjang pemilu presiden. sudah pun presiden terpilih eh masih ketagihan jadi volunteer. mimpi utama pun belum jadi digarap.
yaa sudah lah. hidup harus tetap bergulir. nggak perlu pusing mikirin apa yang harus lebih dulu dikerjakan. sepanjang punya nilai baik. sepanjang nggak meninggalkan tugas inti as a housewife.
bertemu banyak orang baru dengan banyak perspektif. tapi anehnya aku hanya bertahan berteman dengan beberapa teman yang lama. ide dan kepentingan sudah berbeda. ibukota ini membentuk banyak pribadi menjadi lebih egois dan konsumtif.
alhamdulillah dipertemukan dengan lebih banyak orang yang seide..tak memikirkan hidup hanya untuk makan dan mencapai hal-hal material dalam hidup di dunia. aku menikmatinya.
sambil masak, ngasuh anak, chat dengan teman dari berbagai negara dan kota untuk satu tujuan yang sama. membuat perubahan untuk masa depan yang baik bagi anak cucu.
walo kadang dipandang nyinyir, yo wis lah. tak peduli.
makin berumur makin merasa orang nyinyir ada selalu sepanjang masa. buat apa ditanggapi.
teori yang sering kuterapkan: jangan dilawan, buat mereka menjadi tidak relevan!
sejatinya hidup memang mencari yang sesuai dengan ide, prinsip dan kepentingan yang lebih bersifat long term. dunia akhirat.
alhamdulillah sejauh ini hubby mendukung. walau terkadang harus bepergian malam di ibukota.
sedikit demi sedikit usaha yang ditekuni setahun sudah mulai kelihatan 'bentuknya'. aku sangat bersemangat menyongsong besok, besok dan lusa kemudian.
aku menemukan banyak hal baru yang tak terpikir sebelumnya saat aku bekerja terikat deadline. i feel free, kata syahrini :P


Tidak ada komentar:
Posting Komentar